SILABUS DAN RPP BLOG

RPP lengkap Kurikulum 2013 dan KTSP

CONTOH RPP SMK SENI BUDAYA DAN KETERAMPILAN (SBK) KELAS X SEMESTER 2



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah                     :  SMK
Mata Pelajaran                    : Seni Rupa
Kelas/Semester                  : X/2
Alokasi Waktu                     : 8 x 45 menit

Standar Kompetensi           :
3.  Mengapresiasi karya seni rupa

Kompetensi Dasar               :
3.1.  Mengidentifikasi keunikan gagasan dan teknik  dalam karya seni rupa terapan di wilayah Nusantara

Indikator :
·     Mendeskripsikan karya seni rupa terapan di wilayah Nusantara sesuai dengan kehidupan sosial budayanya
·     Mengklasifikasi fungsi seni terapan daerah masing-masing berdasarkan sosial budayanya.
·     Mendeskripsikan secara tertulis karya seni terapan salah satu wilayah Nusantara.

A.  Tujuan Pembelajaran
siswa mampu untuk:
  • menyebutkan  dan menjelaskan berbagai bahan yang dapat digunakan untuk membuat karya seni hias.
  • menyebutkan dan menjelaskan teknik yang digunakan dalam berbagai karya seni hias.
  • menyebutkan dan menjelaskan nilai-nilai dalam berbagai karya seni hias.

B.   Materi Pembelajaran
·         Bahan  seni hias, seni patung, seni wayang, seni sesajen, seni tembikar, seni anyaman.
·         Teknik seni anyaman, seni tembikar, seni sesajen, lukisan wayang.
·         Nilai seni hias, seni patung, seni anyaman, seni sesajen, seni wayang.

C. Metode Pembelajaran
Pendekatan diskusi, latihan, praktik.

D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan pertama
  1. Siswa membaca materi tentang bahan, teknik, dan nilai karya seni Nusantara yang ada di buku teks (hlm. 63—71).
  2. Siswa membuka internet dan mencari situs yang memuat profil pusat kerajinan Nusantara.
  3. Siswa membuat profil pusat kerajinan (tugas IV hlm. 82).
  4. Tugas dikumpulkan pada pertemuan selanjutnya.

Pertemuan kedua
  1. Siswa mengumpulkan tugas pertemuan sebelumnya.
  2. Siswa membuka internet untuk memeroleh informasi dan mengunduh gambar-gambar karya seni rupa terapan untuk pengerjaan tugas II hlm 81.
  3. Siswa mendaftar karya-karya seni tersebut dan menjelaskan bahan dan teknik yang digunakan dalam pembuatan karya seni tersebut (mengerjakan tugas II hlm 81).
  4. Tugas dikumpulkan pada pertemuan selanjutnya.

Pertemuan ketiga
  1. Siswa mengumpulkan tugas pertemuan sebelumnya.
  2. Siswa mengerjakan latihan I hlm. 73—80.
  3. Guru membagi siswa dalam beberapa kelompok untuk mengerjakan tugas V hlm. 82. Pengerjaan tugas ini dilakukan pada pertemuan selanjutnya.

Pertemuan keempat
  1. Siswa mengunjungi pusat kerajinan (kegiatan ini dapat dilanjutkan di luar jam belajar sebagai PR kelompok).
  2. Siswa membuat laporan kunjungan, dilengkapi dengan teknik singkat pembuatan karya seni yang telah diamati secara langsung (latihan V hlm. 82).
  3. Tugas dikumpulkan pada pertemuan selanjutnya.

Pertemuan kelima
  1. Siswa mengumpulkan tugas pertemuan sebelumnya.
  2. Siswa mengerjakan latihan VI hlm. 82—84.
  3. Guru menugaskan siswa memikirkan proyek pembuatan karya seni terapan (tugas III hlm. 82).

E. Sumber Belajar
  • Kurikulum KTSP dan perangkatnya
  • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA X - ESIS
  • Buku sumber Seni Rupa SMA dan MA kelas X – ESIS (hlm. 62—84)
  • Peta konsep
  • OHP
  • Buku-buku penunjang yang relevan
  • Internet

F. Penilaian

Kriteria Penilaian :
Kriteria Indikator
Nilai Kualitatif
Nilai Kuantitatif
80-100
Memuaskan
4
70-79
Baik
3
60-69
Cukup
2
45-59
Kurang cukup
1

Mengetahui,                                                             ,         Juli 2012
Kepala Sekolah                                                      Guru Mata Pelajaran



 



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Nama Sekolah                     :  SMK
Mata Pelajaran                    : Seni Rupa
Kelas/Semester                  : X/2
Alokasi Waktu                     : 8 x 45 menit

Standar Kompetensi                       :
3.  Mengapresiasi karya seni rupa

Kompetensi Dasar               :
3.2.  Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan gagasan dan teknik dalam karya senirupa terapan di wilayah Nusantara

Indikator :
·     Menyampaikan tanggapan secara lisan atas keunikan hasil karya seni rupa terapan Nusantara
·     Menunjukan sikap empati terhadap seni rupa terapan Nusantara
·     Membuat tulisan berupa tanggapan atas keunikan hasil karya seni rupa terapan Nusantara

A.    Tujuan Pembelajaran
siswa mampu untuk:
  • menunjukkan hasil karya seni hias buatan tangan sendiri, serta dapat menjelaskan bahan, teknik, dan nilainya.

B.     Materi Pembelajaran
·         Pembuatan karya seni hias dengan bahan, teknik, dan nilai yang ditentukan sendiri.

C.  Metode Pembelajaran
Pendekatan model life skill

D.  Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan pertama
  1. Guru mendata jenis dan rencana karya seni yang akan dibuat siswa.
  2. Siswa memulai berkarya.
  3. Tugas dilanjutkan di rumah.

Pertemuan kedua
  1. Siswa melanjutkan pengerjaan karya seni.
  2. Siswa mengumpulkan tugas karya seni.
  3. Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas.
  4. Menarik kesimpulan materi.
E.  Sumber Belajar
  • Kurikulum KTSP dan perangkatnya
  • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA X - ESIS
  • Buku sumber Seni Rupa SMA dan MA kelas X – ESIS (hlm. 62—84)
  • Peta konsep
  • OHP
  • Buku-buku penunjang yang relevan
  • Internet

F.  Penilaian

Kriteria Penilaian :
Kriteria Indikator
Nilai Kualitatif
Nilai Kuantitatif
80-100
Memuaskan
4
70-79
Baik
3
60-69
Cukup
2
45-59
Kurang cukup
1


Mengetahui,                                                             ,         Juli 2012
Kepala Sekolah                                                      Guru Mata Pelajaran




  
   


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Nama Sekolah                     :  SMK
Mata Pelajaran                    : Seni Rupa
Kelas/Semester                  : X/2
Alokasi Waktu                     : 6 x 45 menit

Standar Kompetensi                       :
4. Mengekspresikan diri melalui karya seni rupa

Kompetensi Dasar               :
4.1.  Merancang dan membuat karya seni rupa terapan dengan memanfaatkan teknik dan corak di wilayah Nusantara

Indikator :
·     Mengidentifikasi gambar karya seni rupa terapan dua dimensi Nusantara
·     Mempresentasikan  karya seni terapan  dua dimensi wilayah Nusantara
·     Mendesain gambar  seni rupa terapan  yang digali dari  seni rupa di wilayah Nusantara sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan budayan
Contoh : motif Batik untuk baju, taplak meja, tirai dan alas`tempat tidur

A.  Tujuan Pembelajaran
siswa mampu untuk:
  • menunjukkan hasil karya seni rupa 2 dimensi buatan sendiri
  • menunjukkan hasil karya seni rupa 3 dimensi buatan sendiri
  • menggambar wajah sesuai tahap-tahap yang benar
  • menunjukkan hasil karya ragangan buatan sendiri

B.   Materi Pembelajaran
  • Seni rupa 2 dimensi
  • Seni  rupa 3 dimensi
  • Teknik menggambar wajah dan meragang

C. Metode Pembelajaran
Ceramah, praktik, bermain.

D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan pertama
  1. Siswa membaca ulasan singkat tentang seni rupa 2 dimensi dan 3 dimensi yang ada di buku teks.
  2. Siswa mengerjakan latihan halaman 91—92.
  3. Guru menugaskan siswa untuk membawa pensil gambar atau limbah kayu pada pertemuan selanjutnya. Tugas ini disesuaikan dengan keinginan siswa atau keinginan kelas secara umum; siswa ingin belajar menggambar wajah atau membuat seni ragang. Siswa memilih salah satu tugas tersebut. 

Pertemuan kedua
  1. Siswa menyiapkan peralatan gambar/limbah kayu.
  2. Siswa mulai berlatih menggambar wajah/meragang (tugas a dan b hlm. 92—95).
  3. Hasil karya dikumpulkan pada pertemuan selanjutnya.

Pertemuan ketiga
  1. Siswa mengumpulkan tugas menggambar wajah/hasil karya meragang.
  2. Siswa ditugasi mengerjakan latihan I hlm. 95—100.
  3. Guru menugasi siswa untuk mengerjakan tugas VI di rumah.

Pertemuan keempat
  1. Siswa mengumpulkan 2 tugas terakhir.
  2. Siswa diajak mengunjungi sebuah galeri/studio seni rupa dan ditugasi membuat laporan inventarisasi hasil karya 2 dimensi dan 3 dimensi (tugas VII hlm. 104).
  3. Tugas dikumpulkan pada pertemuan selanjutnya.

Pertemuan kelima
  1. Siswa mengumpulkan tugas laporan.
  2. Siswa mengerjakan latihan VIII hlm 104—106.

E. Sumber Belajar
  • Kurikulum KTSP dan perangkatnya
  • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA X - ESIS
  • Buku sumber Seni Rupa SMA dan MA kelas X – ESIS (hlm. 86—106)
  • Peta konsep
  • OHP
  • Buku-buku penunjang yang relevan
  • Internet

F. Penilaian
·     Tugas a dan b hlm 92—95.

 

Lembar Penilaian

Menggambar wajah
Nilai Kualitatif
Nilai Kuantitatif
Meragang
Nilai Kualitatif
Nilai Kuantitatif
Siswa mampu menggambar wajah sesuai tahap-tahapnya



Siswa dapat membuat karya kreatif



Gambar cukup rapi dan  berciri khas



Siswa dapat membuat karya imajinatif



Siswa mampu menggambar ekspresi marah



Karya memiliki bentuk rapi dan mengandung estetika



Siswa mampu menggambar ekspresi senang dan tertawa



Karya memiliki fungsi tertentu



Siswa mampu menggambar ekspresi sedih dan menangis



Karya memiliki nilai dan makna tertentu



Siswa mampu menggambar ekspresi lain selain ketiga ekspresi di atas



Bentuk karya seni tidak lagi menunjukkan asal-usul elemen dasarnya






Mengetahui,                                                             ,         Juli 2012
Kepala Sekolah                                                      Guru Mata Pelajaran





  
 

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Nama Sekolah                     :  SMK
Mata Pelajaran                    : Seni Rupa
Kelas/Semester                  : X/2
Alokasi Waktu                     : 16 x 45 menit

Standar Kompetensi           :
4.  Mengekspresikan diri melalui karya seni rupa

Kompetensi Dasar               :
4.2.        Menyiapkan dan menata karya seni rupa buatan sendiri dalam bentuk pameran di kelas atau di sekolah.
4.3.        Menyiapkan karya seni rupa buatan sendiri untuk pameran di kelas atau di sekolah.
4.4.        Menata karya seni rupa buatan sendiri dalam bentuk pameran di kelas atau di sekolah

Indikator :
·     Membuat karya seni rupa terapan dengan beragam teknik yang digali dari seni rupa di wilayah Nusantara
·     Mendesain karya seni terapan meliputi :
·   Penggunaan media meliputi :
  Alat, bahan dan teknik
·   Proses pembuatan
·   Proses Pewarnaan alam.
·   Proses pewarnaan sintetis.

·     Mengelompokan anggota untuk pameran

·     Mengidentifikasi karya seni terapan  yang akan dipamerkan dari seni rupa Nusantara hasil karya sendiri di kelas

·     Menyiapkan unsur pendukung pameran : brosur, undangan, poster, spanduk

·     Menyiapkan pameran bersama karya seni rupa terapan yang dikembangkan dari seni rupa Nusantara kasil karya sendiri di sekolah
·     Mengidentifikasi pameran seni terapan
·     Membuat laporan kegiatan pameran
·     Mengevaluasi kegiatan pameran

A.  Tujuan Pembelajaran
siswa mampu untuk:
  • menyiapkan sebuah acara pameran karya seni rupa buatan sendiri dan teman
  • menyelenggarakan acara pameran seni rupa
  • membuat penutupan/penyelesaian proyek acara pameran seni rupa
B.   Materi Pembelajaran
  • Persiapan pameran.
  • Pelaksanaan pameran.
  • Penyelesaian pameran.

C. Metode Pembelajaran
Ceramah, tanya jawab, pemberian tugas portofolio, praktik.

D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan Pertama
1.    Siswa membaca pembahasan tentang cara merecanakan dan melaksanakan pameran yang ada di buku teks.
2.    Siswa mengerjakan latihan hlm. 111—113 secara individual.
3.    Siswa mengumpulkan pekerjaan.
4.    Guru menugaskan siswa mengerjakan latihan I (hlm. 113—114) di rumah.

Pertemuan kedua
  1. Siswa mengumpulkan tugas latihan I.
  2. Siswa berkumpul dalam kelompok yang beranggotakan 4—6 orang.
  3. Siswa berdiskusi untuk membuat proposal pameran seni rupa (latihan II hlm. 114).
  4. Tugas dikumpulkan pada pertemuan selanjutnya.
  5. Guru mengingatkan siswa untuk membawa alat-alat gambar untuk melukis pada pertemuan selanjutnya.

Pertemuan ketiga
  1. Siswa mengumpulkan tugas yang diberikan pada pertemuan sebelumnya.
  2. Siswa menyiapkan alat-alat gambar untuk melukis dan mulai berkarya (mengerjakan tugas IV hlm. 115).
  3. Guru mengingatkan siswa bahwa karya seni mereka akan dipilih oleh teman-teman sendiri untuk dipamerkan pada acara pameran seni rupa kelas/sekolah.

Pertemuan keempat
  1. Siswa mengumpulkan lukisan.
  2. Siswa dan guru memilih sejumlah lukisan terbaik.
  3. Siswa yang lukisannya tidak terpilih berkumpul sebagai kelompok panitia pameran seni rupa kelas.
  4. Panitia mulai rapat perdana dan menyiapkan acara pameran (mengerjakan tugas V hlm. 115).
  5. Siswa dapat mengerjakan tugas-tugas persiapan pameran di luar jam belajar.

Pertemuan kelima
  1. Siswa menyusun hasil karya di dalam kelas dan mengadakan pameran.
  2. Siswa mengadakan acara diskusi karya teman sendiri.
  3. Jika memungkinkan, siswa dapat mengadakan lelang atau penjualan hasil karya.

E. Sumber Belajar
  • Kurikulum KTSP dan perangkatnya
  • Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA X - ESIS
  • Buku sumber Seni Rupa SMA dan MA kelas X – ESIS (hlm. 108—119)
  • Peta konsep
  • OHP
  • Buku-buku penunjang yang relevan
  • Internet

F. Penilaian
Tugas pembuatan proposal pameran seni rupa berkelompok (latihan II hlm. 114)

Format Penilaian Proposal

Indikator
Nilai Kualitatif
Nilai Kuantitatif
Deskripsi
Kreativitas gagasan pameran




Konsep dan tema pameran digambarkan dengan menarik, jenis karya yang dipamerkan menarik dan mengundang rasa ingin tahu
Kejelasan gagasan




Tema pameran terepresentasi dalam rangkaian acara.
Tiap rangkaian acara mendukung satu tema dan ada koherensi antartiap rangkaian acara.
Perincian persiapan



Persiapan karya seni dan konsep pameran dijabarkan secara detail.
Dana dijabarkan secara detail dan masuk akal.
Pelaksanaan dideskripsikan secara detail.
Struktur penulisan proposal



Proposal memiliki struktur yang teratur dan sesuai dengan tata cara penulisan proposal.
Penyajian dan bahasa



Bahasa yang digunakan adalah bahasa Indonesia yang baik dan benar serta sesuai EYD.
Kriteria Penilaian :
Kriteria Indikator
Nilai Kualitatif
Nilai Kuantitatif
80-100
Memuaskan
4
70-79
Baik
3
60-69
Cukup
2
45-59
Kurang cukup
1

Tugas membuat perencanaan acara pameran seni rupa (tugas V hlm. 115).

Format Penilaian Perencanaan Pameran

Indikator
Nilai Kualitatif
Nilai Kuantitatif
Deskripsi
Kepanitiaan




Siswa mampu membentuk tim, menentukan pemimpin, serta membuat pembagian tugas dengan adil dan berimbang.
Perencanaan acara secara umum



Siswa mampu membuat rencana kerja dan mengatur jadwal secara kronologis dan masuk akal, menetapkan anggaran, serta tempat dan waktu pameran.
Perincian persiapan



Siswa mampu menetapkan tema, menggolongkan jenis karya, memilih seniman, membuat katalog, undangan, poster, menghubungi orang yang membuka pameran, memasang karya dengan baik dan disertai dengan judul, membuat sistem penjualan karya, serta membuat laporan pertanggungjawaban

Perincian acara pameran



Mampu membuka acara pameran, menyelenggarakan diskusi dan transaksi karya
Penutupan acara pameran



Mampu mengumpulkan kembali karya dengan rapi, serta membuat laporan pertanggungjawaban

Kriteria Penilaian :
Kriteria Indikator
Nilai Kualitatif
Nilai Kuantitatif
80 -100
Memuaskan
4
70-79
Baik
3
60-69
Cukup
2
45-59
Kurang cukup
1


Mengetahui,                                                             ,         Juli 2012
Kepala Sekolah                                                      Guru Mata Pelajaran

 
  


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Nama Sekolah                     :  SMK
Mata Pelajaran                    : Seni Musik
Kelas/Semester                  : X/2
Alokasi Waktu                     : 6 x 45 menit

Standar Kompetensi           :
3.  Mengapresiasi karya seni Musik

Kompetensi Dasar               :
3.1 Mengidentifikasi fungsi dan latar belakang musik non-tradisional dalam konteks budaya masyarakat setempat.
3.2 Mengungkapkan pengalaman musikal dari hasil pengamatan terhadap pertunjukan musik non- tradisional setempat.
3.3 Menunjukkan nilai-nilai musikal dari hasil pengalaman musikal yang didapatkan melalui pertunjukan musik non-tradisional setempat.

Indikator :
·         Mendiskripsikan latar belakang  musik non tradisional sesuai dengan kehidupan masyarakat.
·         Menjelaskan fungsi musik non  tradisional sesuai dengan kehidupan masyarakat
·         Mendemonstrasikan bernyanyi dan bermain alat musik karya musik non  tradisional setempat secara perorangan atau kelompok.
·         Mendeskripsikan jenis-jenis musik non tradisional  setempat.
·         Mendeskripsikan unsur / elemen musik non  Tradisional setempat.
·         Mendeskripsikan  karya musik non tradisional setempat.
·         Mendemonstrasikan bbernyanyi dan bermain alat musik karya musik non tradisional, secara perorang atau kelompok.
·         Mendeskripsikan  karakteristik /keunikan karya musik non Tradisional setempat.
·         Mendeskripsikan jenis  jenis alat musik non Tradisional setempat.
·         Mendeskripsikan isi lagu  non tradisional setempat kedalam bahasa Indonesia.
·         Mendemonstrasikan bernyanyi dan bermain alat musik karya musik non tradisional  setempat secara perorangan atau kelompok.

Tujuan Pembelajaran
siswa mampu untuk:
·         Mendiskripsikan latar belakang  musik non tradisional sesuai dengan kehidupan masyarakat.
·         Menjelaskan fungsi musik non  tradisional sesuai dengan kehidupan masyarakat
·         Mendemonstrasikan bernyanyi dan bermain alat musik karya musik non  tradisional setempat secara perorangan atau kelompok.
·         Mendeskripsikan jenis-jenis musik non tradisional  setempat.
·         Mendeskripsikan unsur / elemen musik non  Tradisional setempat.
·         Mendeskripsikan  karya musik non tradisional setempat.
·         Mendemonstrasikan bbernyanyi dan bermain alat musik karya musik non tradisional, secara perorang atau kelompok.
·         Mendeskripsikan  karakteristik /keunikan karya musik non Tradisional setempat.
·         Mendeskripsikan jenis  jenis alat musik non Tradisional setempat.
·         Mendeskripsikan isi lagu  non tradisional setempat kedalam bahasa Indonesia.
·         Mendemonstrasikan bernyanyi dan bermain alat musik karya musik non tradisional  setempat secara perorangan atau kelompok.

A.   Materi Pembelajaran
Musik non tradisional
-           Jenis-jenis musik non Tradisional setempat.
-           Unsur/elemen musik  non Tradisional setempat.
-           Karya-karya musik non Tradisional setempat.
Contoh :
Musik non Tradisional ialah musik tradisi yang tidak bisa lepas dari perkembangan dunia musik secara umum, dengan kata lain, musik non Tradisional musik daerah yang banyak mendapat pengaruh dari musik modern.

Jawa tengah : karya musiknya campur sari, yang alat musiknya terdiri gamelan dan alat musik modern, untuk lagu-lagunya di modifikasi, dengan bahasa pergaulan (percampuran).

B. Metode Pembelajaran
Pendekatan life skill, metode bermain, pemberian tugas, tanya jawab

C. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran

Pertemuan Awal
1.    Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
2.    Guru menjelaskan arti “seni teater tradisional daerah setempat” dengan peta konsep

Pertemuan Inti
1.    Siswa Mendeskripsikan  latar belakang musik non  tradisional setempat, secara perorangan / kelompok
2.    Mendeskripsikan fungsi musik non tradisional setempat sesuai dengan kehidupan sosial budayanya.
3.    Menyanyikan karya  musik  non tradisional  setempat yang sesuai makna  kehidupan sosial budayanya.
4.    Memainkan alat musik karya musik non tradisional setempat.

Pertemuan Akhir
  1. Siswa berkumpul dalam kelompok untuk mendiskusikan latihan
  2. Siswa menarik kesimpulan materi.

D.  Sumber Belajar
Buku-buku Seni Budaya (Seni Musik).
Kumpulan lagu-lagu Tradisional.
Alat Musik
1. Gitar.
2. Organ
3. Gamelan  
     Lesung  
     Kentongan. 
4. Tape, OHP, LCD, VCD.

B.   Penilaian

Format Penilaian

Latihan
Aspek yang dinilai
Nilai Kualitatif
Nilai Kuantitatif
II
Keberagaman dan jumlah jenis karya seni yang diamati



Keakuratan jenis karya seni sesuai masanya



III
Kecermatan mengamati lingkungan rumah dan pengaruh seni yang ada di rumah



Jumlah karya seni yang diamati di rumah



Ketepatan pengamatan karya seni sesuai masanya



Profil rumah mudah dipahami



Laporan/profil menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar



Jumlah Nilai




  • Latihan

Aspek yang dinilai
Nilai Kualitatif
Nilai Kuantitatif
Kelengkapan semua periode seni



Keakuratan jenis karya seni sesuai periodenya



Kecermatan mengamati dan mendeskripsikan ciri khusus yang umumnya ada pada setiap karya



Komentar bersifat apresiatif dan subjektif



Jumlah Nilai




  • Latihan

Aspek yang dinilai
Nilai Kualitatif
Nilai Kuantitatif
Kelengkapan definisi untuk tiap istilah



Kedalaman pengetahuan tentang istilah



Ketepatan definisi untuk tiap istilah



Definisi bersifat objektif



Jumlah Nilai




Kriteria Penilaian :
Kriteria Indikator
Nilai Kualitatif
Nilai Kuantitatif
80-100
Memuaskan
4
70-79
Baik
3
60-69
Cukup
2
45-59
Kurang cukup
1


Mengetahui,                                                                      Juli 2012
Kepala Sekolah                                                      Guru Mata Pelajaran

Bagikan :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "CONTOH RPP SMK SENI BUDAYA DAN KETERAMPILAN (SBK) KELAS X SEMESTER 2"

PageRank

PageRank for wirajunior.blogspot.com
 
Template By Kunci Dunia
Back To Top