SILABUS DAN RPP BLOG

RPP lengkap Kurikulum 2013 dan KTSP

PANDUAN LENGKAP MENULIS SKRIPSI SEMUA JURUSAN

BAB I
PENDAHULUAN

A.    PENGERTIAN
Untuk mendapatkan gelar kesarjanaan strata 1 (S1) salah satu syarat yang harus dipenuhi adalah karya ilmiah berupa Skripsi. Sebuah Skripsi berisikan suatu topik ataupun proposisi yang diajukan oleh Mahasiswa untuk gelar kesarjanaan dengan  mengambil suatu argumentasi tertentu. Dengan menulis Skripsi, Mahasiswa akan memiliki pengalaman riel untuk menganalisis suatu atau sejumlah kasus/fenomena. Artinya tatkala seorang Mahasiswa selesai menulis Skripsi dia telah memperagakan kecakapan analisisnya. Karena dalam menyusun Skripsi Mahasiswa ditantang untuk mencurah atau mengasah kecakapan analisisnya dalam rangka menjawab suatu permasalahan tertentu.
Dalam pembuatan Skripsi, yang paling penting bukanlah pilihan topik Skripsi. Pilihan topik hanyalah pilihan Mahasiswa untuk memperagakan kecakapan tersebut. Jelasnya yang lebih diperhitungkan dalam penilaian suatu Skripsi “ bukan apa yang dikaji “, melainkan “bagaimana” Mahasiswa menjawab pertanyaan penelitian. Karena hal inilah maka Mahasiswa diberi kebebasan untuk memilih topik-topik (merumuskan sendiri masalah penelitian mereka).
Sebagai karya ilmiah, syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh sebuah Skripsi adalah :
1.      Memenuhi azas dan ciri sebuah karangan ilmiah.
2.      Memenuhi standar tertib penulisan.

PERBEDAAN PENULISAN PROPOSAL KEGIATAN DAN PROPOSAL PENELITIAN
a.      Kaidan Umum
Proposal atau usulan penelitian ditulis sebelum penelitian dilakukan. Sebagai langkah awal sebelum penelitian dilakukan, proposal dirancang sedemikian jelas hingga dapat menjadi gambaran mengenai kegiatan atau penelitian yang akan dilakukan. Untuk itu, proposal harus disusun secara logis dan sistematis, baik secara teknis maupun substanstif.
Proposal yang disusun untuk suatu kegiatan berbeda dengan proposal untuk usulan penelitian. Perbedaan mendasarnya adalah pada komponen kerangka teori dan metode penelitian, yang tentu saja tidak diperlukan dalam proposal kegiatan. Selain perbedaan tersebut, proposal kegiatan dan usulan penelitian mempunyai kesamaan yaitu bahwa keduanya ditulis untuk meyakinkan pembacanya (pembaca disini maksudnya, antara lain orang yang akan dimintai dana (sponsor), lembaga-lembaga donor nasional maupun internasional) bahwa kegiatan atau penelitian yang akan dilakukan oleh penulisnya merupakan sesuatu yang significant untuk dilakukan. Jadi, suatu proposal kegiatan dan usulan penelitian mempunyai tujuan untuk meyakinkan orang lain untuk mendukung kegiatan/penelitian yang kita lakukan.

Tabel I
Perbandingan Sistematika Proposal Kegiatan dan Proposal Penelitian


Proposal Kegiatan
Proposal Penelitian
a
Latar Belakang
Latar Belakang
b
Bentuk Kegiatan
Perumusan Masalah
c
Tujuan dan Manfaat Kegiatan
Tujuan dan Manfaat Penelitian
d
-
Kerangka Teori
e
-
Metode Penelitian
f
Jadwal Kegiatan
Jadwal Penelitian
g
Susunan Panitia
-
h
Anggaran
-



b.      Langkah-langkah Menyusun Skripsi
Menyusun Skripsi membutuhkan pemahaman dari Mahasiswa tentang langkah-langkah yang perlu ditempuh dalam menyusun Skripsi agar dalam penyusunannya tidak berhenti ditengah proses pembuatan Skripsi. Dalam penyusunan skripsi Mahasiswa akan mendapatkan 2 (Dua) dosen pembimbing akademik. Dosen pembimbing akademik berperan sebagai konsultan bagi Mahasiswa selama menyusun skripsi. Mahasiswa akan diarahkan dalam menyusun skripsi. Berikut ini langkah-langkah praktis yang dibutuhkan:
           
1.      Pencarian Tema atau Topik
Cara terbaik menumbuhkan semangat menulis adalah memilih topik yang disukai. Oleh karena itu lebih baik memilih satu topik lama tetapi menarik anda dari pada memilih topik terbaru tapi menyulitkan anda. Beberapa cara untuk mencari topik Skripsi adalah :
1.      Membaca Skripsi yang pernah ada. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mencari ide Skripsi yang belum pernah ditulis orang lain yang berkaitan dengan bidang keilmuan kita atau berusaha mengembangkan sisi lain dari sebuah topik Skripsi yang pernah ditulis. Selain itu, kegiatan ini dapat membantu dalam memperkaya dalam ide dan leteratur pada saat menulis Skripsi dimulai.
2.      Membaca hasil-hasil penelitian. Dengan membaca hasil penelitian akan diperoleh topik-topik penting yang masih memerlukan perhatian serius sehingga perlu dilanjutkan dalam sebuah studi yang komprehensif.
3.      Diskusi dengan teman dan dosen. Jadikan dosen dan teman sebagai partner yang mendukung suksesnya studi kita. Oleh karena itu bertanya, berdiskusi atau konsultasi menjadi penting untuk penggalian ide tentang topik yang akan diambil. Diskusi-diskusi sederhana biasanya sering memunculkan topik yang menantang untuk ditulis menjadi skripsi.
4.      Mencermati media informasi (internet, koran, majalah, jurnal, dan buku). Media massa biasanya mengangkat isu-isu penting yang berkaitan dengan dunia keilmuan kita. Oleh karena itu memperhatikan diskusi publik melalui media dapat menjadi sumber untuk memilih topik penelitian skripsi.
5.      Pastikan bahwa anda memiliki kemudahan dalam mendapatkan buku pustaka atau sumber-sumber lain sebagai penunjang penyusunan skripsi, jangan mengangkat permasalahan yang sekiranya anda akan sulit dalam mendapatkan buku atau bahan pustaka sebagai pendukung.


2.      Penyusunan Proposal Penelitian
Sebelum menyusun sebuah skripsi, langkah awal yang dilakukan adalah menulis proposal penelitian. Sebuah proposal dapat berfungsi ganda. Pertama, berfungsi untuk menjelaskan kegiatan penelitian yang akan dikerjakan. Kedua, proposal juga dibuat untuk mendapat dukungan dana dari lembaga penelitian, dan meminta kolega-kolega terdekat berkomentar atau memberi masukan terhadap karya anda. Karenanya, proposal harus dibuat dengan bagus dan menarik.
Proposal yang baik adalah proposal yang berisi pertanyaan penelitian yang akan dijawab, dan penjelasan tentang bagaimana peneliti menjawab pertanyaan tersebut. Proposal juga harus bisa meyakinkan pembacanya bahwa tema penelitiannya memang sesuatu yang penting untuk diteliti.
Sebuah proposal paling tidak harus mampu menjawab 3 (tiga) pertanyaan dibawah ini :
1.      Apa rumusan pertanyaan atau masalah penelitian?
2.      Kenapa pertanyaan atau masalah muncul? Kenapa ia menjadi persoalan? Paparkan beberapa kalimat tentang asal-usul dan significant penelitian anda.
3.      Bagaimana anda akan menjawab pertanyaan dalam penelitian ini? Paparkan dengan singkat metodelogi yang digunakan, kenapa anda memilihnya dan bagaimana anda akan mengimplementasikan. Kalau anda memakai metode interview atau penelitian lapangan, jelaskan rencana anda dilapangan. Kalau riset anda adalah riset dokumen, jelaskan arsip apa yang akan anda pakai.
4.      Apakah kajian tentang hal ini pernah dilakukan sebelumnya? Paparkan kelebihan dari penelitian ini. Kalau kajian tentang hal ini pernah dilakukan sebelumnya, penelitian harus bisa menjelaskan bahwa karyanya berbeda dengan yang pernah dilakukan sebelumnya. Cantumkan sumber-sumber relevan dalam catatan kaki.

Dalam penulisan proposal penelitian termuat hal-hal dibawah ini :

Bab I Pendahuluan
Pada Bab I yang dimulai dengan pendahuluan meliputi :
I.I. Latar Belakang Masalah
Pada bagian ini ditulis latar belakang yang berkaitan dengan topik penelitian. Dalam penulisan latar belakang juga dikaitkan dengan teori-teori yang relevan yang memiliki kaitan dengan permasalahan yang diangkat.

I.2. Perumusan Masalah
Merupakan pernyataan permasalahan yang telah diulas dalam latar belakang. Perumusan masalah dirumuskan dalam kalimat pertanyaan. Rumusan masalah inilah yang akan dijawab melalui penelitian.
I.3. Tujuan Penelitian
Disebutkan secara spesifik tujuan yang ingin dicapai dari penelitian yang anda lakukan. Tujuan penelitian selaras dengan rumusan masalah atau dengan kata lain dapat menjawab pertanyaan penelitian.
1.4.Manfaat Penelitian
Disebutkan manfaat yang akan diperoleh dari hasil penelitian yang akan anda lakukan, baik dalam level teoritis maupun praktis.

Bab. II Kerangka Teori/ Tinjauan Pustaka
Dibagian ini anda dituntut untuk menuliskan teori-teori yang dikemukakan para ahli, teori yang ditulis harus memiliki keterkaitan dengan topik skripsi anda. Dengan teori ini data yang ditemukan dikonstruksi sedemikian rupa sehingga menjadi sebuah logika yang komprehensif. Serta dengan teori ini pula kebutuhan data yang Mahasiswa perlukan dalam skripsi bisa diidentifikasi. Prinsipnya adalah “tulislah teori yang akan digunakan dan gunakan teori yang dituliskan”.

Bab. III. Metodelogi Penelitian
Bagian ini menjelaskan tentang keseluruhan proses yang akan anda lakukan untuk menjawab perumusan masalah. Ada dua metode penelitian yang sering digunakan, yaitu penelitian Kualitatif dan Kuantitatif. Dalam metode penelitian ini juga mencakup tentang definisi konsepsional variabel-variabel yang akan diteliti, definisi operasional yang akan digunakan untuk mengukur variabel penelitian, objek penelitian, teknik pengambilan data, jenis data dan teknik analisis data.

3.1. Lokasi dan waktu penelitian
3.2. Metode penelitian, kwalitatif dan kwantitatif
3.3. Teknik pengumpulan data
3.4. Analisa Data
3.5. Kerangka Penelitian/ kerang
3.6. Definisi Operasional dan Konseptual
a.       Jadwal Penelitian
Bagian ini dituliskan waktu penelitian, tahap-tahap penelitian, rincian kegiatan termasuk juga bagaimana cara anda mengumpulkan data.
b.      Daftar Pustaka
Dibagian ini dituliskan sumber buku kepustakaan yang digunakan, artikel-artikel dan bahan penerbitan lainnya yang mempunyai relevansi dengan sebuah tulisan yang sedang dikerjakan. Untuk daftar pustaka data yang harus dicantumkan adalah nama penulis, judul buku, lokasi penerbit, penerbit dan tahun terbit. Nama penulis disesuaikan menurut urutan alfabet.
Sedangkan untuk artikel, data yang harus dicantumkan adalah nama penulis, judul artikel yang bersangkutan, nama buku, majalah, jurnal, jilid, nomor, tahun dan halaman.

3.      Persyaratan Pengajuan judul proposal skripsi
Mahasiswa yang akan mengajukan judul proposal skripsi wajib memenuhi persyaratan-persyaratan akademik dan administrasi sebagai berikut :
1.      Sudah menempuh 110 SKS, dengan  melampirkan KHS waktu pendaftaran.
2.      Telah lulus mata kuliah  Metode Penelitian Sosial dengan nilai minimal “ C “.
3.      Telah mengisi KRS dengan mengontrak mata kuliah seminar proposal, pengisian KRS  dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan KRS regular.
4.      Bukti pembayaran SPP pada semester berjalan dengan menunjukan surat keterangan telah lunas SPP.
5.      Bukti sudah membayar uang bimbingan skripsi.
6.      Surat permohonan pengajuan judul proposal skripsi ditujukan kepada team pembimbing skripsi melalui Ketua Prodi/Sekretaris Prodi (form I).

4.      Persyaratan Pengajuan Izin Penelitian Skripsi
Mahasiswa yang sudah selesai menyusun Proposal skripsi dapat melaksanakan kegiatan penelitian dengan memenuhi persyaratan-persyaratan akademik dan administrasi sebagai berikut :
1.   Sudah menempuh 139 SKS, dengan  melampirkan KHS waktu pendaftaran.
2.   IPK minimal 2,75.
3.   Telah mengisi KRS Skripsi, pengisian KRS skripsi dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan KRS regular.
4.   Bukti pembayaran SPP pada semester berjalan dengan menunjukan surat keterangan telah lunas SPP.
5.   Bukti sudah lunas uang bimbingan skripsi.
6.   Surat permohonan pengajuan izin penelitian skripsi ditujukan kepada Ketua Jurusan /Sekretaris Jurusan

5.      Prosedur penyusunan Skripsi
1.      Setelah syarat pengajuan proposal lengkap, Mahasiswa menghadap dan menyerahkan persyaratan pengajuan proposal penelitian dan 3 (tiga) buah judul skripsi kepada team pembimbing skripsi melalui Ketua Prodi Ilmu Pemerintahan.
2.      Team pembimbing skripsi menerima dan setelah memeriksa akan memilih 1 (satu) judul dan menentukan Dosen Pembimbing I dan II. Pemilihan Dosen Pembimbing berdasarkan permasalahan yang diangkat Mahasiswa.
3.      Setelah mendapatkan Dosen Pembimbing, Mahasiswa dapat menemui dan konsultasi dengan Dosen Pembimbing tentang proposal yang akan disusun.
4.      Dalam proses penyusunan proposal, mengenai waktu bimbingan dapat dikonsultasikan dengan Dosen Pembimbing.
5.      Setelah penyusunan proposal selesai yang ditandai dengan seminar proposal, yang disertai dengan bukti pengesahan dari Dosen Pembimbing dan penguji , Mahasiswa wajib lapor pada team pembimbing skripsi melalui Ketua Jurusan.
6.      Proses penelitian dilapangan dilakukan setelah mendapatkan surat pengantar dari Ketua Jurusan.

6.      Pelaksanaan Penelitian
Petunjuk pelaksanaan penelitian banyak dibahas dalam literatur metodelogi penelitian, dan oleh karenanya Mahasiswa dituntut untuk menguasai metodelogi penelitian. Yang perlu diperhatikan dalam melaksanakan penelitian adalah :
1.      Setelah proposal penelitian disetujui, lakukan segera penelitian. Selain karena alasan pragmatis, skripsi cepat selesai, juga bertujuan untuk menjaga semangat tetap stabil dan tersedia waktu yang cukup untuk mengolah data.
2.      Segera siapkan dokumen-dokumen yang diperlukan dalam melakukan kegiatan penelitian, misalnya surat izin penelitian, sehingga kegiatan penelitian tidak terganggu persoalan-persoalan administratif dilapangan. Hal ini penting dicermati karena tidak jarang responden menanyakan dokumen kelengkapan administratif terlebih dahulu sebelum mereka bersedia dimintai data atau informasi.
3.      Lakukan penelitian sesuai dengan desain penelitian yang sudah anda siapkan. Ikuti kaedah-kaedah yang terlekat pada masing-masing desain untuk memastikan hasil penelitian anda bisa dipertanggungjawabkan.
4.      Sekiranya ada keperluan untuk melakukan modifikasi terhadap desain penelitian dilapangan, lakukanlah dengan alasan-alasan yang bisa dipertanggungjawabkan.
5.      Dalam melakukan penelitian kualitatif, analisis data bisa jadi harus dilakukan bersamaan dengan proses pengumpulan data. Ini berarti kebutuhan akan data baru seringkali terdeteksi ketika masih dilapangan.
6.      Lakukan pencatatan temuan secepat dan serapi mungkin. Data yang semakin banyak terkumpul harus diimbangi dengan pengorganisasian yang lebih rapi. Jangan sekali-kali memanipulasi data.








BAB II
SISTEMATIKA PENULISAN SKRIPSI

Dalam penyusunan skripsi memiliki format sendiri, adapun format tersebut adalah :
1.      Jenis dan Ukuran Kertas
Skripsi diketik pada kertas HVS 70 gram, ukuran A4 (21 x 29,7 cm).
2.      Sampul Depan
Warna sampul depan (hard cover) untuk Jurusan Ilmu Pemerintahan berwarna orange.
3.      Batas Pengetikan
Pengetikan dimulai dengan batas kiri 4 cm, batas kanan 3 cm, batas atas 3 cm dan batas bawah 3 cm. Dalam penulisan menggunakan huruf Times New Roman 12 point.
4.      Jarak Spasi
Secara umum skripsi diketik dengan jarak  1,5  spasi, tapi ada beberapa bagian memakai jarak 1 (spasi), seperti pada cover depan, dan lembar pengesahan skripsi.
5.      Logo Universitas Muara Bungo
       Logo UMB dengan diameter 2,5 cm dan dicetak sesuai warna logo universitas.

Sedangkan dalam penulisan skripsi memiliki ketentuan baku dalam penulisannya. Sistematika sebenarnya hanyalah menyangkut penempatan alur berpikir penulis. Secara umum sistematika penulisan skripsi adalah :

Bab I. Pendahuluan
Bab. II Kerangka Teori/ Tinjauan Pustaka
Bab. III. Metodelogi Penelitian
Bab IV. Deskripsi Wilayah / Lokasi Penelitian
Dalam bab ini penulis dituntut untuk menggambarkan wilayah penelitian atau objek penelitian. Cakupan wilayah yang ditulis tergantung permasalahan yang diambil penulis. Misalkan objeknya tentang BPD (badan permusyawaratan desa) maka penulis dituntut menulis dan menerangkan wilayah penelitian dengan menuliskan profil desa dimana BPD tersebut berada. Dengan menggambarkan posisi desa tersebut, luasnya, jumlah RT/RW dan lain-lain. Selain itu juga digambarkan struktur kepengurusan BPD. Hal ini berguna untuk memberikan bekal awal terhadap pemahaman setting ekonomi, politik, sosial dan budaya yang akan mempengaruhi variabel-variabel yang akan diteliti.
Bab V. Hasil Analisis Data
Bagian inilah yang merupakan bagian terbesar dari laporan penelitian. Dibagian inilah hasil penelitian disajikan kepada pembaca. Apa yang ditemukan dalam penelitian yang berkaitan dengan topik skripsi, ditulis tahap demi tahap sesuai dengan rumusan masalah yang diambil.
Penyajian hasil penelitian tersebut kemudian diikuti dengan analisis hasil penelitian, yang merupakan bagian terpenting dalam laporan. Tujuan dari analisis adalah untuk mengintegrasikan temuan dengan teori yang digunakan.
Dalam melakukan pengolahan data, ada beberapa langkah yang bisa diikuti :
1.      Kumpulkan semua data mentah yang telah ada.
2.      Sisihkan data yang akan dianalisis berdasarkan kualifikasinya (primer atau skunder).
3.      Analisislah data yang ada berdasarkan alat analisis seperti yang direncanakan dalam proposal.
4.      Simpulkan hasil analisis anda. Hal yang perlu diingat adalah penarikan kesimpulan harus menjawab permasalahan yang diangkat dari topik skripsi yang hendak ditulis.

Bab VI. Penutup
Dalam bab ini ditulis kesimpulan hasil penelitian dan saran, kesimpulan berusaha menjawab rumusan masalah. Sampaikan secara padat dan terarah. Setelah itu buatlah saran-saran yang diperlukan sehingga permasalahan serupa akan dapat diatasi pada masa yang akan datang.
Untuk mendapatkan skripsi yang bagus perlu memperhatikan prinsip-prinsip dibawah ini :
1.      Hindari penyajian yang rumit, sebuah skripsi harus membuat satu argumen utama dari sejumlah pilihan yang tersedia dalam struktur yang singkat dan jelas. Hindari penggunaan bahasa yang sulit dipahami. Dalam menulis skripsi yang harus diperhatikan adalah penggunaan bahasa dan tata cara penulisan sesuai EYD ( ejaan yang disempurnakan).
2.      Pemaparan harus berkaitan antar bab. Mulai setiap bab dengan beberapa paragraf berisi ringkasan argumen bab yang bersangkutan.
3.      Mulai dengan point utama. Mulai setiap paragraf dengan kalimat utama yang menyaring point-point yang ada dalam paragraf. Kalimat berikutnya harus merupakan dukungan bagi kalimat utama pertama tadi. Cara ini akan memudahkan pembaca mendapatkan point utama skripsi anda dengan membaca beberapa kalimat pertama disetiap paragraf.
4.      Dalam penulisan gunakan catatan kaki atau perut. Catatan kaki dan catatan perut digunakan untuk mencantumkan sumber kutipan, pendapat, buah pikiran fakta-fakta atau ikhtisar. Catatan kaki juga dapat berisi informasi atau komentar tambahan yang dikemukakan dalam teks yang dirasakan perlu disampaikan oleh penulis untuk pembaca. Hal ini untuk memudahkan pembaca mengetahui sumber data anda.

Sistematika Penyusunan / Penyajian Skripsi
Setelah proses penyusunan proposal penelitian dan mengolah data selesai, maka langkah selanjutnya adalah menyusun atau menjilid dalam bentuk skripsi. Apapun sistematika yang digunakan dalam penyusunan dan penjilidtan skripsi, sistematika tersebut harus mencakup unsur-unsur dalam penulisan skripsi. Unsur-unsur tersebut adalah :
1.      Lembar Pengesahan
Pada lembar pengesahan ini Mahasiswa menuliskan pengesahan yang disertai tanda tangan dari Dosen Pebimbing dan Penguji .
2.      Halaman Persembahan/ Motto
Pada lembaran ini anda tuliskan, untuk siapa hasil skripsi dipersembahkan atau motto hidup anda.
3.      Abstrak
Isinya berupa ringkasan atau uraian singkat skripsi meliputi latar belakang, perumusan masalah, metode yang digunakan, temuan atau diskripsi hasil penelitian dan kesimpulan. Ditulis maksimal 200 kata atau sekitar 1-2 lembar. Dalam penulisannya jarak yang digunakan adalah 1 spasi.
4.      Kata Pengantar
a.       Ucapan terima kasih kepada Tuhan dan orang-orang yang membantu tulisan skripsi anda, baik bantuan secara materil maupun moril.
b.      Permohonan ma’af atas kelemahan-kelemahan  yang ada dalam skripsi anda.
c.       Permintaan kritik dan saran bagi perbaikan skripsi anda.
d.      Pada akhir kata pengantar, disebelah kanan bawah dicantumkan tempat dan tanggal serta nama penyusun.
5.      Daftar Isi
Pada bagian ini ditulis isi skripsi yang meliputi judul bab, sub judul, sub-sub judul, yang masing-masing disertai dengan nomor halaman. Setelah itu baru disusun sesuai urutan bab, yaitu :

Bab I.    Pendahuluan
Bab. II.  Kerangka Teori/ Tinjauan Pustaka
Bab. III. Metodelogi Penelitian
Bab IV.  Deskripsi Wilayah / Lokasi Penelitian
Bab V.  Hasil Analisis Data
Bab VI.  Penutup

Dalam penjilidtan skripsi, daftar pustaka diposisikan setelah bab VI, yang kemudian disusul lampiran-lampiran jika perlu. Lampiran-lampiran ini bisa berupa surat izin penelitian, jenis pertanyaan yang diajukan pada responden, data-data mentah yang didapatkan selama proses penelitian berlangsung, denah lokasi penelitian, dan dokumen serta informasi lain yang perlu disampaikan kepada pembaca untuk menambah pemahaman dan wawasan pembaca terhadap kegiatan tersebut.


  
 
BAB III
UJIAN SKRIPSI

A.    Persyaratan
1.      Mahasiswa telah menyelesaikan semua mata kuliah sesuai kurikulum tanpa nilai “ E “ (gagal) dengan 2 (dua) nilai “ D “ maksimal. Serta IPK minimal 2,75.
2.      Mahasiswa menghadap Ketua Jurusan dengan melampirkan :
a.       Skripsi yang telah di ACC Dosen Pembimbing (rangkap 3).
b.      Bukti pembayaran SPP terakhir.
c.       Kwitansi Ujian Skripsi.
d.      Sumbangan buku 1 buah yang diserahkan kepada Ketua Jurusan (jenis ditentukan oleh Ketua Jurusan).
e.       Waktu ujian Skripsi ditentukan oleh Ketua Jurusan.
f.       Ujian Skripsi diselenggarakan dengan sistem tertutup.
g.      Penilaian dilakukan oleh Dosen Pembimbing I dan II serta 2 Dosen Penguji.
h.      Selama proses ujian skripsi berlangsung, Dosen Pembimbing wajib hadir dan posisinya selain sebagai penguji juga sebagai pendamping peserta ujian.
i.        Pada saat ujian Mahasiswa diwajibkan berpakaian :
1.      Laki-laki memakai kemeja putih, celana bahan hitam (bukan jeans) lengkap dasi dan memakai Jaket Almamater UNIVERSITAS MUARA BUNGO.
2.      Perempuan memakai kemeja putih, rok bahan hitam (bukan jeans) lengkap dasi dan memakai Jaket Almamater UNIVERSITAS MUARA BUNGO.

B.     Penilaian Ujian
1.      Penilaian ujian skripsi dilakukan secara obyektif dengan memperlihatkan bobot dan kriterianya. (form VII).
2.      Team pembimbing Skripsi yang menetukan Dosen Penguji dan diberikan cofyan skripsi 2 (dua) minggu sebelum ujian berlangsung.
3.      Nilai minimal untuk dinyatakan lulus adalah C.
4.      Yang berhak untuk menentukan kelulusan dalam ujian Skripsi adalah Dosen Penguji. Apabila Mahasiswa dinyatakan tidak lulus, maka yang bersangkutan diwajibkan merevisi skripsi yang kemudian dilanjutkan dengan ujian skripsi lagi.
5.      Pada akhir ujian skripsi Team Penguji wajib mengumumkan tentang kelulusan atau ketidaklulusan Mahasiswa yang diujikan.
C.    Hasil Ujian
Pada ujian skripsi, penguji akan diberikan lembar penilaian terhadap skripsi Mahasiswa. Penilaian tersebut akan membantu Mahasiswa untuk merevisi skripsi Mahasiswa. Hasil ujian yang kemungkinan Mahasiswa dapatkan adalah :
a.       Lulus Tanpa Perbaikan
Mahasiswa bisa langsung melakukan penjilidtan. Setelah itu Mahasiswa bisa langsung mengurus syarat-syarat mengikuti wisuda.
b.      Lulus dengan Revisi Skripsi
Dengan berpedoman pada lembar penilaian ujian, revisilah skripsi seperti yang disarankan oleh penguji dan pembimbing. Jika telah selesai mintalah tanda pengesahan pada dosen penguji dan pembimbing dilembar pengesahan
c.       Tidak Lulus
Jika dosen penguji menetapkan bahwa skripsi Mahasiswa tidak memenuhi syarat, maka Mahasiswa harus mengulang kembali proses penyusunan skripsi dari awal.

Bagikan :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "PANDUAN LENGKAP MENULIS SKRIPSI SEMUA JURUSAN"

PageRank

PageRank for wirajunior.blogspot.com
 
Template By Kunci Dunia
Back To Top