SILABUS DAN RPP BLOG

RPP lengkap Kurikulum 2013 dan KTSP

CONTOH PENELITIAN GEOGRAFI KAJIAN RELEVANSI LULUSAN



Pendahuluan
Keberhasilan pendidikan tinggi adalah aspek relevansi. Aspek relevansi ini, perguruan tinggi dituntut mampu menghasilkan lulusan yang memiliki daya saing dan siap berkiprah dalam pembangunan. Daya saing lulusan yang ditunjukkan melalui masa tunggu mendapatkan pekerjaan pertama, keberhasilan lulusan berkompetisi dalam seleksi, dan gaji yang diperoleh. Relevansi (kesesuaian) pendidikan lulusan ini ditunjukkan melalui profil pekerjaan (macam dan tempat pekerjaan), relevansi pekerjaan dengan latar belakang pendidikan, manfaat mata kuliah yang diprogram dalam pekerjaan, saran lulusan untuk perbaikan kompetensi lulusan. Selain itu, relevansi pendidikan juga ditunjukkan melalui pendapat pengguna lulusan tentang kepuasan pengguna lulusan, kompetensi lulusan dan saran lulusan untuk perbaikan kompetensi lulusan.
Seberapa besar lulusan perguruan tinggi mampu berkiprah dalam pembangunan sesuai relevansi pendidikannya dapat dilakukan upaya penelusuran terhadap lulusannya (Tracer Study). Tracer Study merupakan pendekatan yang memungkinkan institusi pendidikan tinggi memperoleh informasi tentang kekurangan yang mungkin terjadi dalam proses pendidikan dan proses pembelajaran dan dapat merupakan dasar untuk perencanaan aktivitas untuk penyempurnaan di masa mendatang. Hasil Tracer Study dapat digunakan perguruan tinggi untuk mengetahui keberhasilan proses pendidikan yang telah dilakukan terhadap anak didiknya. Bahkan dalam program hibah kompetisi maupun akreditasi selalu mempersyaratkan adanya data hasil TracerStudy tersebut melalui parameter masa tunggu lulusan, persen lulusan yang sudah bekerja, dan penghasilan pertama yang diperoleh.
Jurusan Pendidikan Geografi Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi (FISE) sebagai salah satu insitusi lembaga pendidikan penghasil tenaga kependidikan pada pendidikan tinggi diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang dapat diserap dunia kerja sesuai dengan kompetensi pendidikan yang diperolehnya. Jurusan ini menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi pedagogik pada mata pelajaran geografi di satuan pendidikan menengah. Sejak tahun 2003, Jurusan Pendidikan Geografi menggunakan kurikulum tahun 2002 dan mengalami perubahan lagi pada tahun 2009. Selama kurun tahun 2005 sampai dengan tahun 2009 Jurusan Pendidikan Geografi telah meluluskan mahasiswanya sebanyak 246.orang. Selama kurun waktu tersebut belum pernah dilakukan penelusuran lulusan berkaitan dengan kualitas pendidikan dan relevansi antara kompetensi dengan kebutuhan pasar. Kualitas pendidikan dimaksud adalah berkaitan dengan ketepatan kurikulum di Jurusan Pendidikan Geografi UNY dengan penerapannya di lapangan (kebutuhan pasar kerja). Selain kualitas lulusan dapat dilihat dari  ketepatan kompetensi lulusan dengan kebutuhan pasar kerja, dan sesuai dengan parameter akreditasi dan proposal pendanaan bersaing.
Salah satu tahapan kegiatan yang dilakukan dalam rangka mengetahui antara kompetensi dengan kebutuhan pasar adalah Tracer Study. Tracer Study dapat mengukur dan melacak kinerja lulusan sehingga dapat diperoleh indikator yang jelas tentang profil lulusan dari Jurusan Pendidikan Geografi terutama selama kurun 2005 sampai dengan 2009. Profil lulusan ini setidaknya meliputi tiga hal yang diperlukan syarat akreditasi yaitu masa tunggu lulusan, persen lulusan yang sudah bekerja, dan penghasilan pertama yang diperoleh.
Harald Schomburg (2003: 11) mendefiniskan Tracer Study merupakan pendekatan yang memungkinkan institusi pendidikan tinggi memperoleh informasi tentang kekurangan yang mungkin terjadi dalam proses pendidikan dan proses pembelajaran dan dapat merupakan dasar untuk perencanaan aktivitas untuk penyempurnaan di masa mendatang. Informasi yang diberikan oleh lulusan yang berhasil di profesinya diperlukan misalnya informasi tentang pengetahuan dan penampilan yang relevan (hubungan antara pengetahuan terhadap ketrampilan dan tuntutan pekerjaan, area pekerjaan, posisi profesi). Selain itu, para lulusan dapat juga diminta.untuk menilai kondisi studi yang mereka alami selama mengikuti proses pendidikan dan pembelajaran. Tracer Study dapat juga digunakan sebagai kegiatan mencari informasi tentang kebutuhan stakeholder terhadap alumni. Tujuan dari kegiatan ini adalah mengumpulkan informasi dan masukan yang relevan dari lulusan terkait dengan "learning dan working experience" yang dialami oleh lulusan guna pengembangan Perguruan Tinggi. Menurut Schomburg (2003) tujuan utama dari kegiatan Tracer Study adalah untuk mengetahui/mengidentifikasi kualitas lulusan di dunia kerja, sedangkan tujuan khusus Tracer Study adalah : 1) Mengidentifikasi profil kompetensi dan keterampilan lulusan. 2) Mengetahui relevansi dari pelaksanaan kurikulum yang telah diterapkan di perguruan tinggi dengan kebutuhan pasar tenaga kerja dan pengembangan professional di dalam kompetensi jurusan. 3) Untuk mengevaluasi hubungan dari kurikulum dan studi di jurusan sebagai pengembangan keilmuan. 4) Sebagai kontribusi dalam proses akreditasi jurusan.
Penelusuran lulusan (Tracer Study) adalah salah satu hal strategis yang harus dilakukan oleh setiap institusi pendidikan. Setidaknya ada tiga manfaat yang bisa diperoleh dari pelaksanaan kegiatan ini, yaitu: 1) Mengetahui stakeholder satisfaction, dalam hal ini lulusan, terkait dengan learning experiences yang mereka alami, untuk dijadikan alat eveluator kinerja institusi. 2) Mendapatkan masukan yang relevan sebagai dasar pijakan pengembangan institusi, terkait dengan kemampuan bersaing, kualitas, dan working experiences lulusan yang bisa digunakan untuk menangkap kesempatan dan menanggulangi ancaman ke depan. 3) Meningkatkan hubungan lulusan dan almamater, karena apabila dilihat dari pengalaman institusi-institusi pendidikan terkenal, ikatan lulusan dan almamater yang kuat akan banyak membawa banyak manfaat kepada almamater seiring dengan diakuinya kiprah lulusan di masyarakat.
Profil Lulusan Jurusan Pendidikan Geografi
Profil lulusan menggambarkan kompetensi lulusan Jurusan Pendidikan Geografi. Profil lulusan ini meliputi tiga hal yang yaitu masa tunggu lulusan, persentase lulusan yang sudah bekerja, dan penghasilan pertama yang diperoleh. Data ini sangat diperlukan untuk isian boring akreditasi.
Masa tunggu lulusan Jurusan Pendidikan Geografi merupakan lama waktu menunggu sampal mendapatkan pekerjaan yang pertama kali sesudah lulus sarjana yaitu dihitung setelah yudisium. Rentang waktu masa tunggu lulusan dikelompokkan menjadi < 8 bulan, 8-16 bulan, 17-24 bulan, 25-32 bulan, dan >32 bulan. Sedangkan lainnya merupakan masa tunggu lulusan dari Jurusan Pendidikan Geografi yang lebih dari satu tahun, tetapi awalnya berkehendak untuk tidak bekerja (seperti; memilih menjadi ibu rumah tangga karena keuangan keluarga sudah dijamin suami, melanjutkan studi lanjut, atau ada larangan).
Persentase lulusan yang sudah bekerja merupakan jumlah lulusan Jurusan Pendidikan Geografi dari tahun penelitian yang sudah bekerja dibandingkan jumlah lulusan pada tahun penelitian. Penghitungan persentase lulusan yang sudah bekerja ini dihitung berdasarkan data yang diperoleh. Penghasilan pertama yang diperoleh lulusan Jurusan Pendidikan Geografi dalam pekerjaan pertamanya. Penghasilan dikelompokkan berdasarkan data yang diperoleh. Asumsi yang dibuat untuk menghitung rentangan terendah diperoleh dari honorarium guru honorer (diluar Pegawai Negeri Sipil) dikali jumlah jam minimal dari mata pelajaran geografi atau IPS di sekolah. Berdasarkan hitungan tersebut dibuat rentangan sebagai berikut: 100.000-1.080.000, 1.081.000-2.060.000, 2.061.000-3.040.000, 3.041.000-4.020.000, dan 4.021.000-5.000.000.

Kompetensi Lulusan Jurusan Pendidikan Geografi
Jurusan Pendidikan Geografi diselenggarakan dengan visi dan misi serta tujuan utama untuk menghasilkan tenaga terdidik di bidang Pendidikan Geografi, yang mempunyai kemampuan akademik profesional. Alumni Jurusan Pendidikan Geografi sebagian besar telah bekerja sebagai guru. Namun dengan kurikulum yang fleksibel serta pengetahuan yang diperoleh selama studi, diantara alumni ada yang bekerja di luar bidang kependidikan. Banyaknya alumni yang telah diluluskan dan calon mahasiswa yang berminat memasuki Jurusan Pendidikan Geografi, merupakan tantangan dan sekaligus harapan agar lulusan Jurusan Pendidikan Geografi senantiasa mampu bersaing dan memiliki profesionalitas yang tinggi di bidang kerjanya. Ketatnya persaingan di pasar kerja menuntut tingkat profesionalitas yang tinggi, baik di bidang kependidikan maupun di luar bidang kependidikan. Oleh karena itu evaluasi terhadap kurikulum, silabi, dan proses pembelajaran senantiasa dilakukan secara periodik agar dapat membekali mahasiswa dengan baik sesuai kebutuhan masyarakat.
Visi Jurusan Pendidikan Geografi, yakni: membangun lulusan yang memiliki kecerdasan intelektual dan kearifan sosial yang berdimensi moral dalam menghadapi tuntutan tenaga kependidikan bidang Geografi yang berkualitas. Misi Jurusan Pendidikan Geografi: (1) menyelenggarakan proses pendidikan akademik yang profesional di bidang Geografi, (2) menumbuhkembangkan sikap dan kemampuan tenaga kependidikan Geografi melalui kegiatan penelitian untuk kepentingan pendidikan, pengajaran, dan  perkembangan ilmu, (3) menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat sebagai pengamalan ilmu (pengetahuan) dan keterampilan. Tujuan Jurusan Pendidikan Geografi menghasilkan: (1) guru Geografi yang kompeten dan profesional, (2) guru Geografi yang mampu dan terampil dalam melaksanakan penelitian untuk kepentingan pembelajaran, pembangunan, dan pengembangan ilmu, (3) guru Geografi yang memiliki keunggulan kompetitif.
Berdasarkan visi, misi, dan tujuan yang sudah dirumuskan, Jurusan Pendidikan Geografi perlu dikelola dengan baik, agar diperoleh efisiensi dan efektivitas penggunaan berbagai sumber daya yang dimiliki. Oleh karena itu rencana pengembangan Jurusan Pendidikan Geografi memprioritaskan pada pengembangan ketenagaan, proses pembelajaran, dan sarana. Hasil semua usaha pengembangan tersebut adalah meningkatnya kualitas lulusan yang pada saatnya nanti akan meningkatkan kualitas pembelajaran Geografi di sekolah.
Menghadapi perkembangan teknologi dan komunikasi saat ini, maka Jurusan Pendidikan Geografi menetapkan rencana strategisnya dengan meningkatkan kemampuan dosen dan mahasiswa dalam menguasai teknologi pembelajaran Geografi. Masuknya mata kuliah Sistem Informasi Geografi (SIG) dan Penginderaan Jauh (PJ)  semakin mendorong pemanfaatan teknologi pembelajaran berbasis teknologi informasi. Untuk menghadapi era global, kemampuan bahasa Inggris bagi dosen dan mahasiswa menjadi kebutuhan yang sangat penting. Semua rencana tersebut disusun dalam rangka peningkatan kualitas lulusan, life skill, dan relevansi lulusan dengan kebutuhan masyarakat dan pasar kerja.
Usaha ke arah peningkatan kualitas lulusan harus didukung dengan ketersediaan sarana dan prasarana pendukung dan ketenagaan yang memadai, sehingga pengguna lulusan akan memperoleh keyakinan bahwa lulusan Jurusan Pendidikan Geografi adalah calon guru yang profesional.
Pengembangan Jurusan Pendidikan Geografi pada bidang Pendidikan dan Pengajaran yang terkait dengan relevansi kurikulum untuk kebutuhan pasar kerja dapat dideskripsikan secara singkat sebagai berikut. Jurusan Pendidikan Geografi merupakan pelaksana bidang pendidikan dan pengajaran di perguruan tinggi. Kegiatan utama ini merupakan pelaksanaan kurikulum yang telah disusun. Keberhasilan pelaksanaan kurikulum perguruan tinggi akan menghasilkan lulusan yang berkualitas, dan mampu bersaing dalam pasar kerja. Usaha ke arah itu perlu diupayakan secara optimal hingga menghasilkan lulusan yang memiliki kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual. Melaksanakan pembelajaran “belajar bagaimana cara belajar” (learning how to learn) adalah strategi pembelajaran yang ditempuh untuk mewujudkan keinginan tersebut. Rencana pengembangan Jurusan Pendidikan Geografi dalam bidang pendidikan dan pengajaran meliputi: (1) proses pembelajaran yang relevan dengan tuntutan pasar kerja, (2) optimalisasi hasil belajar mahasiswa, (3) penggunaan metode pembelajaran yang menekankan pada “belajar bagaimana cara belajar” (learning how to learn) yang dapat membangun kemandirian belajar mahasiswa, dan (4) menciptakan atmosfer akademik yang kondusif untuk pengembangan jurusan.
Berdasarkan gambaran di atas, maka kami melakukan Tracer Study bagi lulusan Jurusan Pendidikan Geografi FISE UNY. Hal yang diangkat dalam kajian ini yaitu, bagaimana profil lulusan Jurusan Pendidikan Geografi dan bagaimanakah lifeskill dan materi kuliah yang diperoleh lulusan selama kuliah terhadap pekerjaan sebagai guru.

Metode Penelitian
Kajian tracer study ini merupakan penelitian deskriptif evaluatif yang berusaha mendeskripsikan profil lulusan dan relevansi materi kuliah kurikulum Jurusan Pendidikan Geografi melalui pendekatan survei. Variabel Profil lulusan, meliputi: 1) masa tunggu lulusan, 2) persentase lulusan yang sudah bekerja, dan 3) penghasilan pertama yang diperoleh. Variabel relevansi kurikulum Jurusan Pendidikan Geografi dengan kebutuhan kompetensi lulusan yaitu lifeskill dan materi Kuliah yang diterima lulusan dengan kebutuhan kerja sebagai guru.
Sumber data penelitian ini adalah berupa dokumen alumni dan alumni itu sendiri yang lulus tahun 2005 sampai dengan 2009. Lulusan kurun waktu ini telah menerima kurikulum tahun 2002 selama kuliah dari semester satu. Selain itu, data alumni untuk lulusan tahun sebelumnya sudah pernah dilakukan kajian. Penelitian ini dilaksanakan secara terpusat di Jurusan Pendidikan Geografi dengan menganalisis dokumen alumni dan pemanfaatan angket melalui kiriman pos dan elektronik ke alamat alumni yang terekam. Waktu penelitian dilaksanakan dari bulan Maret sampai bulan Juli tahun 2010.
Penelitian evaluasi ini bersifat deskriptif. Semua data yang dikumpulkan melalui angket maupun dokumentasi dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif persentase. Data yang berhasil dikumpulkan kemudian dideskripsikan selanjutnya diambil kesimpulan tentang masing–masing komponen atas dasar kriteria yang telah ditentukan. Besarnya persentase pada kategori mana, menunjukan informasi yang diungkapkan langsung dapat diketahui posisi masing–masing aspek dalam keseluruhan maupun bagian–bagian permasalahan yang diteliti.

Hasil Penelitian
Subyek penelitian sebanyak 95 orang dari 245 lulusan yang mengembalikan lembar angket dan mengisi pertanyaan secara elektronik. Sebaran tahun lulus (yudisium) subyek penelitian ditunjukkan tabel 1.
Tabel 1. Lulusan Jurusan Pendidikan Geografi tahun 2005 – 2009.
Tahun Yudisium
F
persen
2005
16
16,84
2006
17
17,89
2007
16
16,84
2008
18
18,95
2009
28
29,47
JUMLAH
95
100

Tabel 1 menunjukkan bahwa persentase paling besar dari sampel yang diperoleh, berasal dari yudisium tahun 2009. Pada tahun yudisium tersebut Jurusan pendidikan geografi telah meluluskan program kelas Reguler dan Non Regular.

Profil Lulusan
Profil lulusan meliputi masa tunggu lulusan, persentase lulusan yang sudah bekerja, dan penghasilan pertama yang diperoleh. Masing-masing data disajikan tabel 2, 3, 4 dan 5.
1.      Masa Tunggu Lulusan
Data masa tunggu lulusan mendapatkan pekerjaan pertama disajikan dalam tabel 2. Sebanyak 77,4 persen lulusan sudah memperoleh pekerjaan kurang dari delapan bulan. Lulusan yang memperoleh pekerjaan pertama yang sesuai dengan latar belakang pendidikan kurang dari delapan bulan sebanyak 47 persen dan 29 persen memperoleh pekerjaan pertama belum sesuai latar belakang pendidikan. Hanya 5,38persen lulusan memperoleh pekerjaan pertama lebih dari 32 bulan. Diantara lulusan pada tabel 2, terdapat 11,5persen lulusan yang sudah bekerja sebelum yudisium. Satu diantaranya diangkat sebagai guru PNS melalui jalur guru bantu (Honorer pemerintah).
Tabel 2. Masa Tunggu Lulusan Mendapatkan Pekerjaan Pertama
Masa tunggu (Bulan)
Jenis pekerjaan
Jumlah
persen
Guru
Non guru
PNS
Yayasan
Honorer
Ush. Sendr
Lainnya
< 8
12
9
24
4
23
72
77,4
8 - 16
5
1
2
0
3
11
11,8
17 - 24
1
0
1
0
0
2
2,15
25 - 32
2
0
1
0
0
3
3,23
> 32
3
0
1
0
1
5
5,38
Jumlah Total
23
10
29
4
27
93
100

Rincian masa tunggu lulusan pertahun yudisium ditampilkan tabel 3 berikut.
Tabel 3. Masa Tunggu Lulusan Mendapatkan Pekerjaan Pertama Pertahun Yudisium
Yudisium
Masa tunggu
Jenis pekerjaan
Jumlah
persen
Guru
Non guru
Pns
Yysn
Hon
Ush
Lain
2005
< 8 bulan
3
1
4
0
4
12
75
8 - 16 bulan
1
0
1
0
0
2
12,5
17 - 24 bulan
0
0
1
0
0
1
6,25
25 - 32 bulan
0
0
0
0
0
0
0
> 32 bulan
0
0
0
0
1
1
6,25
JUMLAH
4
1
6
0
5
16
100
2006
< 8 bulan
0
2
7
1
1
11
64,71
9 - 16 bulan
0
0
0
0
0
0
0,00
18 - 24 bulan
0
0
0
0
0
0
0,00
26 - 32 bulan
2
0
0
0
0
2
11,76
> 32 bulan
3
0
1
0
0
4
23,53
JUMLAH
5
2
8
1
1
17
100,00
2007
< 8 bulan
2
0
4
0
6
12
75
9 - 16 bulan
0
1
1
0
0
2
12,5
18 - 24 bulan
1
0
0
0
0
1
6,25
26 - 32 bulan
0
0
1
0
0
1
6,25
> 32 bulan
0
0
0
0
0
0
0
JUMLAH
3
1
6
0
6
16
100
2008
< 8 bulan
1
1
3
0
7
12
70,59
10 - 16 bulan
2
0
0
0
3
5
29,41
19 - 24 bulan
0
0
0
0
0
0
0,00
27 - 32 bulan
0
0
0
0
0
0
0,00
> 32 bulan
0
0
0
0
0
0
0,00
JUMLAH
3
1
3
0
10
17
100,00
2009
< 8 bulan
6
5
6
3
5
25
92,59
10 - 16 bulan
2
0
0
0
0
2
7,41
19 - 24 bulan
0
0
0
0
0
0
0,00
27 - 32 bulan
0
0
0
0
0
0
0,00
> 32 bulan
0
0
0
0
0
0
0,00
JUMLAH
8
5
6
3
5
27
100,00
Total
93
100
Ket:                PNS        = Pegawai Negeri Sipil         YYSN     = Yayasan           
Hon        = Honorer                              USH       = Usaha sendiri  
Data pada tabel 3 diketahui sebagian besar lulusan pertahun yudisium memperoleh pekerjaan pertama kurang dari delapan bulan.


2.      Persentase lulusan yang sudah bekerja
Sebaran jenis pekerjaan yang diperoleh lulusan berdasarkan tahun yudisium disajikan tabel 4.
Tabel 4. Jenis Pekerjaan Berdasarkan Tahun Yudisium
Yudisium
Status Pekerjaan
JUMLAH
persen
Guru
Non Guru
Belum
PNS
YYSN
Hon
USH
LAIN
2005
12
1
2
0
1
0
16
16,842
2006
10
2
4
0
1
0
17
17,895
2007
9
1
4
0
2
0
16
16,842
2008
7
2
2
0
6
1
18
18,947
2009
9
7
4
0
7
1
28
29,474
JUMLAH
47
13
16
0
17
2
95
100
persen
49,47
13,68
16,84
0,00
17,89
2,11
100,00

80,00
17,89
2,11
100,00

Ket:          PNS        = Pegawai Negeri Sipil           YYSN     = Yayasan              
Hon         = Honorer                               USH        = Usaha sendiri
Tabel 4 menyajikan data pekerjaan yang sudah diperoleh lulusan Jurusan Pendidikan Geografi sebagian besar menjadi guru sebanyak 80 persen dengan rincian sebagai Guru PNS 49,47persen, Guru Yayasan 13,68persen, Guru Honorer sebanyak 16,84persen. Hanya terdapat dua orang lulusan yang belum bekerja. Satu orang sebagai ibu rumah tangga dan satu belum memperoleh pekerjaan.
3.      Penghasilan
Penghasilan dari pekerjaan pertama lulusan Jurusan Pendidikan Geografi disajikan pada tabel 5.
Tabel 5. Besaran Penghasilan Pekerjaan Pertama
Penghasilan pekerjaan pertama
Jenis pekerjaan
Jml
persen
Guru
Non guru
PNS
Yysn
Hon
Ush
Lain
100.000 - 1.080.000
0
6
26
4
11
47
52
1.081.000 - 2.060.000
23
4
3
0
10
40
44
2.061.000 - 3.040.000
0
0
0
0
0
0
0
3.041.000 - 4.020.000
0
0
0
0
0
0
0
4.021.000 - 5.000.000
0
0
0
0
3
3
3
Jumlah Total
23
10
29
4
24
90
100
Tabel 5 menyajikan penghasilan yang diterima oleh lulusan yang berstatus sebagai PNS sesuai skala gaji PNS. Sementara penghasilan lulusan sebagai guru Yayasan dan honorer, maupun Usaha sendiri sebagian besar masih dibawah satu juta rupiah.


Relevansi Kurikulum
Relevansi kurikulum meliputi relevansi kurikulum di Jurusan Pendidikan Geografi terhadap Life skill pekerjaan yang sesuai latar belakang pendidikan dan Relevansi mata kuliah terhadap pekerjaan yang sesuai latar belakang pendidikan.
1.      Relevansi kurikulum terhadap Life Skill
Life skill lulusan berkaitan dengan pekerjaan saat ini terutama yang sesuai latar belakang pendidikan diperoleh jawaban hasil survey terhadap lulusan mengenai relevansi kurikulum terhadap life skill jenis pekerjaan yang sesuai latar pendidikan diperoleh hasil 78,95persen  menjawab “ya”, dan 21,05persen menjawab “tidak”.
Beberapa lulusan yang menjawab “tidak” menyatakan bahwa life skill yang paling diperlukan yaitu berkaitan dengan keterampilan non keguruan seperti kewirausahaan, pengelolaan pendidikan (manajemen sekolah), dan bahasa inggris. Ada juga beberapa lulusan yang menyampaikan bahwa life skill yang menunjang pembelajaran perlu ditingkatkan lagi seperti penerapan materi kegeografian dalam kehidupan sehari-hari dan keterampilan teknologi dan informasi seperti pada materi SIG, kartografi, dan statistic.
2.      Relevansi Materi Perkuliahan terhadap Pekerjaan
Relevansi materi perkuliahan terhadap jenis pekerjaan yang sesuai latar belakang pendidikan diperoleh hasil 78,79persen menjawab “ya”, dan 6,6persen menjawab “tidak”, lainnya menjawab kosong yaitu 15,15persen.
Lulusanyang menjawab “tidak” menyatakan bahwa mereka kesulitan dalam menerapkan pembelajaran IPS terpadu pada jenjang SMP, karena kesulitan dalam mempelajari materi Sosiologi, ekonomi, dan sejarah. Disamping itu ada juga yang menyampaikan bahwa masih kesulitan dalam materi Sistem informasi geografi baik teori maupun praktik. Lulusan lain yang menyampaikan “tidak” beralasan bahwa kemampuan bahasa inggris teks geografi yang masih lemah, sementara dirinya harus mengajar kelas Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional.
Para lulusan mengusulkan beberapa materi kuliah yang dianggap sangat mendukung pekerjaan tetapi belum diperoleh sewaktu mengikuti perkuliahan, ditunjukkan table 6. Berdasarkan data pada tabel 6 diketahui bahwa usulan mata kuliah yang disampaikan oleh lulusan sebagian besar sudah diakomodir dalam kurikulum baru tahun 2010 dan adanya program dari fakultas dan universitas berkaitan life skill di luar subtsansi keilmuan pendidikan geografi


Tabel 6. Usulan mata kuliah yang menunjang pekerjaan menjadi Guru.
No.
Usulan
Realisasi
Keterangan
1.                       
Komunikasi, etika, dan mental positif
Job hunting
Program Universitas
2.                       
Bahasa Inggris Teks geografi
Sudah ada dalam kurikulum
Kur 2010
3.                       
kebencanaan
Ada mata kuliah mitigasi bencana
Kur 2010
4.                       
Kewirausahaan
Ada mata kuliah KWU
Kur 2010
5.                       
Pendidikan Lingkungan Hidup dengan prakteknya.
Ada mata kuliah PKLH
Kur 2010
6.                       
Kepemimpinan
Program leadership
Program universitas
7.                       
Psikotes Kerja
Job hunting
Program Universitas
8.                       
Pemetaan digital
Sudah ada kartografi
Kur 2010

Kesimpulan
Kesimpulan yang diperolah dari hasil tracer study ini yaitu:
1.      Profil lulusan lulusan jurusan pendidikan geografi mempunyai masa tunggu lulusan sebagian besar kurang dari delapan bulan, Sebagian besar lulusan sudah bekerja sesuai latar belakang Pendidikan, dan penghasilan pertama yang diperoleh lulusan sebagian besar kurang dari satu juta rupiah sebagai guru. Atas dasar kondisi profil lulusan tersebut diketahui bahwa lulusan yang dihasilkan Jurusan Pendidikan Geografi sudah sesuai dengan visi dan misi jurdik geografi
2.      Relevansi kurikulum  Jurusan Pendidikan Geografi terhadap kebutuhan pasar kerja yaitu sebagian besar lulusan merasa memiliki life skill yang sesuai dengan jenis pekerjaan sebagai guru dan sebagian besar lulusan juga menyatakan materi yang diterima selama kuliah di Jurusan Pendidikan Geografi sudah sesuai kebutuhan pekerjaan sebagai guru.
Berdasarkan kesimpulan yang diperoleh, maka disarankan bagi Jurusan Pendidikan Geografi khususnya agar:
1.      Memperjuangkan lulusan agar dapat memperoleh kesempatan memperoleh penghasilan pertama sebagai guru lebih dari satu juta rupiah, atau di atas Upah minimum daerah melalui forum-forum terkait secara nasional.
2.      Kekurangan-kekurangan yang dirasakan oleh lulusan yang dinyatakan dalam usulan mata kuliah maupun usulan perbaikan/penyempurnaan jurusan dapat ditindak lanjuti melalui peninjauan ulang terhadap mata kuliah yang diselenggarakan saat ini dan mengadakan Pelatihan/workshop bagi guru-guru geografi terutama lulusan Jurdik Geografi UNY tentang penguasaan teknik pembelajaran dan materi pembelajaran terbaru seperti dalam forum pertemuan-pertemuan MGMP

Daftar Pustaka
Anonim. (2004). Risalah Jurusan Pendidikan Geografi (PHK A-2). Yogyakarta: Jurdik Geografi FISE UNY
UNY. (2005 – 2009) Buku Wisuda
Schomburg, Harald (2003). Handbookfor Graduate Tracer Study. Moenchebergstrasse Kassel, Germany: Wissenschaftliches Zentrum für Berufs- und Hochschulforschung, Universität Kassel
Bagikan :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "CONTOH PENELITIAN GEOGRAFI KAJIAN RELEVANSI LULUSAN "

PageRank

PageRank for wirajunior.blogspot.com
 
Template By Kunci Dunia
Back To Top