SILABUS DAN RPP BLOG

RPP lengkap Kurikulum 2013 dan KTSP

DOWNLOAD SKRIPSI PENDIDIKAN ISLAM UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN HURUF ABJAD MELALUI MEDIA GAMBAR PADA KELOMPOK B4 DI RA PERWANIDA MUARA ENIM



A.      Latar Belakang
Salah satu langkah pertama untuk menjadi pembaca yang sukses adalah belajar mengenali huruf abjad. Setiap orang tua pasti akan cepat cemas bila mendapati putra-putri pada usia sekolah belum juga bisa membaca dengan lancar. Kecemasan cukup beralasan mengingat kemampuan membaca dan menulis merupakan hal mendasar yang harus dipupuk sejak dini untuk dijadikan bekal bagi seorang anak memasuki dunia pendidikan. Lebih dari itu, kemampuan membaca merupakan modal utama seorang anak untuk membuka jendela masa depan, sebuah langkah awal menguasai ilmu pengetahuan.


Belajar membaca bukanlah merupakan suatu tindakan alamiah dari seorang anak. Kemampuan membaca pada seorang anak tidaklah didapatkan begitu saja seiring perkembangan usianya. Untuk mendapatkan kemampuan ini pada seorang anak, diperlukan suatu proses belajar. Lingkungan dan orangtua memegang peranan penting dalam proses pengenalan bunyi-bunyi wicara (fonem) dan kata-kata yang pada awalnya akan ditangkap oleh anak sebagai bahasa lisan. Dalam proses pengenalan ini, anak belum sampai pada proses belajar, hanya mengenal dan memahami bunyi-bunyian itu.
Orang tua perlu mengetahui bahwa "prinsip huruf abjad" adalah proses awal seorang anak membedakan karakter satu huruf dengan huruf lainnya yang bila dirangkaikan akan menimbulkan keragaman bunyi. Proses ini adalah tahap dimana anak mulai mengidentifikasi bunyi yang ada dalam kata, setelah itu barulah dapat diajarkan bagaimana huruf-huruf abjad itu dapat membentuk suatu kata yang bermakna berbeda satu dengan lainnya.
Ketika sampai pada proses pengenalan huruf-huruf abjad pada anak, ada hal penting lain yang patut menjadi perhatian. Mencermati kemampuan memori pada anak perlu dilakukan agar jangan sampai anak merasa dipaksa untuk menghafal semua huruf dalam waktu singkat. Meskipun membaca memang merupakan suatu proses yang mewajibkan seseorang mampu menggunakan keterampilan diskriminasi visual-suara juga adanya proses perhatian dan memori. Karena itu, latihan yang cukup sering harus diberikan pada anak. Menerapkannya dalam suasana belajar yang tidak formal akan lebih baik.
Tujuan utama memahami huruf abjad adalah agar anak-anak memahami apa yang mereka baca, sehingga membaca huruf dan suara yang serasi - itu juga harus menghubungkan kata-kata dan makna. Belajar membaca adalah proses yang relatif panjang yang dimulai sangat awal dalam pembangunan dan jelas sebelum anak-anak memasuki sekolah formal. Anak-anak yang menerima stimulasi pengalaman keaksaraan sejak lahir dan seterusnya tampaknya memiliki kelebihan dalam hal pengembangan kosa kata, memahami tujuan membaca , dan mengembangkan kesadaran keaksaraan cetak dan konsep. Anak-anak yang membaca pertanyaan yang sering pada usia sangat muda terbuka menjadi menarik dan menyenangkan dalam cara-cara untuk bunyi bahasa kita, dengan konsep berirama, dan kata lain kegiatan bermain dan bahasa yang berfungsi untuk memberikan dasar bagi pengembangan kesadaran fonem . Sebagai anak-anak yang terkena kegiatan keaksaraan di usia muda, mereka mulai untuk mengenali dan membedakan huruf. anak-anak yang telah belajar untuk mengenali dan mencetak huruf-huruf seperti kebanyakan anak-anak prasekolah akan memiliki lebih sedikit untuk belajar pada masuk sekolah. Belajar dari media bergambar, sehingga anak-anak yang berorientasi ke awal abjad prinsip atau cara menghubungkan huruf dan bunyi. Semakin awal mulai mengerjakan bahasa dengan anak, hanya berbicara kepada anak, membaca untuk anak, dan kemudian mendengarkan,menanggapi komunikasi anak semakin baik pula ketika waktunya tiba untuk belajar siap.

B.        Rumusan Malasah
Bagaimana Meningkatkan Pemahaman huruf abjad dengan menggunakan media bergambar?

C.        Tujuan dan Kegunaan Penelitian
C.1 Tujuan Penelitian
Beberapa tujuan dan kegunaan dari Penelitian ini adalah
    1. Dengan Menggunakan media bergambar diharapkan dapat merangsang anak melakukan kegiatan, pikiran, perasaan, perhatian, dan minat.
    2. Dapat Melakukan kegiatan eksperimen
    3. Sebagai alat Bantu untuk memperlancar proses belajar mengajar.
    4. Untuk mencapai tujuan pendidikan yang maksimal
    5. Dengan menggunakan media dapat melatih kepekaan berfikir anak.
    6. Dapat digunakan sebagai alat permainan, dengan diberikan spidol  warna, krayon, atau kelir maka anak diberikan kesempatan berekspresi sekaligus bermain dalam penuh warna diatas kertas poster.
C.2 Kegunaan Penelitian
1. Bagi anak
a. Dengan media bergambar anak mampu meningkatkan motivasi, menghilangkan atau mengurangi verbalisme, memperjelas, dan mempermudah konsep abstrak, dan meningkatkan daya serap belajar
b.      Dapat menjadikan anak mampu berfikir lebih kreatif, mampu menyelesaikan berbagai permasalahan, mampu berfikir logis, penalaran yang tinggi  dan mampu menemukan satu jawaban yang peling tepat terhadap masalah yang diberikan berdasarkan informasi yang tersedia.

2. Bagi Guru
a.       Media merupakan alat bantu untuk memperlancar proses belajar mengajar dan memudahkan guru dalam mengenalkan huruf abjad
b.      Mengembangkan Kreatifitas, guru akan selalu mencari media bergambar yang lebih menarik atau bahkan membuat media sendiri sehingga anak merasa senang ketika akan belajar.
3. Bagi Sekolah
a.       Mencapai Pendidikan yang maksimal
Salah satu komponen yang menunjang pencapaian suatu tujuan pendidikan adalah media.
D.    Kajian Pustaka
D.1 Karakteristik Media
Media yang digunakan dalam pemahaman huruf abjad pada anak TK pada dasarnya merupakan media yang tidak berbahaya, menyenangkan dan bisa membantu guru menghubungkan  satu hal dengan hal lainnya. Media ini memiliki kelebihan dan keterbatasan sebagai berikut:
1.     Kelebihan
a.       Motivasi
Mampu memenuhi kebutuhan, minat atau keinginan untuk belajar dan bermain sehingga media mampu membantu anak mengerjaan tugas yang harus diselesaikan secara menyenangkan.
b.      Perbedaan individual
Bisa digunakan oleh berbagai anak yang memiliki berbagai faktor seperti kemampuan intelektual, kepribadian cara belajar.
c.       Tujuan Belajar
Media mampu mempercepat pencapaian tujuan belajar dan bermain dengan cara memberitahu anak tentang apa yang bisa ia harapkan dari proses belajarnya atau bermainnya.
d.      Emosi
Belajar yang melibatkan kegembiraan, emosi dan perasaan pribadi, disamping, intelektual, akan sangat mempengaruhi anak dan berkesan lebih lama.
e.       Partisipasi
Media mampu membangun tingkat partisipasi anak dengan cara melibatkan mental atau fisik selama pelajaran dan permainan berlangsung.
2. Keterbatasan
a.       Setiap Media untu para anak TKmasih membutuhkan penjelasan dari gurunya.
b.      Relatif kurang memiliki efek dinamis
c.       Tidak dapat direproduksi dalam waktu cepat dan cenderung tidak bisa persis sama satu dengan lainnya
d.      Jika materi yang disajikan terlalu banyak, menyebabkan anak bosan mengikutinya.
E.     Kerangka Teori
    1. Media Pembelajaran
 1
Kata media berasal dari bahasa latin dan merupakan bentuk jamak dari kata medium yang secara harfiah berarti perantara atau pengantar. Media adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan minat serta perhatian siswa sedemikian rupa sehingga proses belajar terjadi.
Menurut Sadiman , media pembelajaran mempunyai kegunaan-kegunaan sebagai berikut:
a.       Memperjelas penyajian pesan agar tidak terlalu bersifat verbalistis (dalam bentuk kata-kata tertulis atau lisan belaka).
b.      Mengatasi keterbatasan ruang, waktu, dan daya indera.
c.       Dengan menggunakan media pendidikan secara tepat dan bervariasi dapat diatasi sikap pasif anak didik. Dalam hal ini, media pendidikan berguna untuk:
1)   Menimbulkan kegairahan belajar.
 1
 
 1
 
   http://guruit07.blogspot.com/2009/01/pengertian-media-pembelajaran.html
   http://guruit07.blogspot.com/2009/01/pengertian-media-pembelajaran.html


 
2) Memungkinkan interaksi yang lebih langsung antara anak didik denganlingkungandankenyataan.
3) Memungkinkan anak didik belajar sendiri-sendiri menurut kemampuandanminatnya.
d.  Dengan sifat yang unik pada tiap siswa ditambah lagi dengan lingkungan dan pengalaman yang berbeda, sedangkan kurikulum dan materi pendidikan ditentukan sama untuk setiap siswa, maka guru akan banyak mengalami kesulitan bilamana semuanya itu harus diatasi sendiri. Apalagi bila latar belakang lingkungan guru dengan siswa juga berbeda. Masalah ini dapat diatasi dengan media pendidikan, yaitu dengan kemampuannya dalam:
1.      Memberikan perangsang yang sama.
2.      Mempersamakan pengalaman.
3.     
3
 
Menimbulkan persepsi yang sama.
Berdasarkan manfaat tersebut, nampak jelas bahwa media pembelajaran mempunyai andil yang besar terhadap kesuksesan proses belajar mengajar.

    1. 4
       
      Karakteristik Pembelajaran di Taman Kanak-Kanak
4
 
3
 

Patmonodewo Dr.Soemiarti,Pendidikan Anak Prasekolah(Jakarta: Rineka Cipta)hlm.24

Aisay Siti, dkk. Mater Pokok Pembelajaran Terpadu.( Jakarta: Universitas Terbuka.2007) hlm.21

 
Menurut Masitoh, dkk Mengemukkan bahwa kegiatan pembelajaran di TK mengutamakan bermain sambil belajar dan belajar seraya bermain.secara alamiah bermain memotivasi anak untuk mengetahui sesuatu secara lebih mendalam dan secara spontan anak mengembangkan kemampuannya. Bermain pada dasarnya lebih mementingkan proses dari pada hail. Selain itu, bermain bagi anak dapat merupakan wahana untuk perkembangan  sosial, emosi, dan kogntif anak.
Pembelajaran yang paling efektif untuk anak usia TK adalah melalui suatu kegiatan yang konkret dengan pendekatan yang berorientasi bermain.bermain dibutuhkan anak untuk perkembangan berfikirnya. Bermain sebagai bentuk kegiatan di TK adalah bermain kreatif dan menyenangkan. Melalui bermain kreatif anak dapat mengembangkan serta mengintegrasikan semua kemampuannya. Sesuai dengan tingkat perkembangannya, anak lebih banyak belajar melalui bermain dan melakukan eksplorasi terhadap objek-objek dan pengalamannya.

F.     Hipotesis
Dengan menggunakan media bergambar diharapkan anak dapat lebih mengerti mengenai huruf abjad sehingga dapat mengembangkannya kea rah membaca.

G.    Metodologi Penelitian
Dalam penelitian ini penulis menggunakan media gambar yang sesuai dengan usia anak 5-6 tahun sehingga hasil yang dihasilkan sesuai dengan apa yang diharapkan. Karakteristik Anak TK pada Kelompok B RA Perwanida Muara enim, dalam rentangan usia 4-5 atau 6 tahun berada dalam masa usia emas  segala sesuatunya sangat berharga, baik fisik, emosi, intelektualnya dan sangat besar energinya sehingga diperlukan suatu pembelajaran yang sangat tepat sehingga berkembang kemampuan motorik kasar maupun halus. Karakteristik siswa di kelompok B4 RA Perwanida Muara Enim yaitu:
    1. beberapa anak muncul dengan malu-malu dan seperti kurang inisiatif dalam bergaul.
    2. Beberapa anak terlihat lambat dan hati-hati untuk mencoba hal-hal baru; sementara yang lainnya sepertinya siap menerima setiap tantangan yang disajikan.
    3. intelektual mereka terlihat dalam pertumbuhan yang cepat pada penguasaan kosa kata dan kekuatan untuk mengekspresikan ide-ide.  
contoh penerapannya:
  • Guru mengenalkan huruf "a"  dalam awalan kata yang berarti anggur, angsa, ayam.
  • Guru bertanya : Siapa yang tahu gambar ini? (Sambil memperlihatkan gambar anggur, dibawahnya tertulis "a…..nggur". guru menunjukkan kata anggur.
  • Kemudian memperlihatkan gambar satu per satu dengan bacaannya seperti"a….nggur, a…..yam,a….ndong dan seterusnya sampai anak mengenal bunyi huruf.
  • Guru memperlihatkan huruf  a, "coba sebutkan huruf apa ini?". Anak menjawab "a".
  • Guru memperlihatkan huruf "a", guru memerintahkan mencari huruf "a", anak mencari huruf "a" dan memperlihatkan pada guru, yang sudah benar diberi pujian/yang masih salah dibantu guru. Kegiatan ini tujuannya agar anak dapat mengelompokkan huruf-huruf dengan benar, sebagai awal permulaan membaca.
Diharapkan dengan menggunakan media bergambar ini dapat membantu anak dalam memahami belajar membaca khususnya
G.1. Tempat dan Waktu Penelitian
            Penelitian ini dilakukan di Kelompok B4 pada RA Perwnida Kabupaten Muara Enim. Penelitian dilakukan untuk kelompok B tahun ajaran 2009/2010. Waktu pelaksanaan akan  dilakukan pada minggu ke-2 bulan maret 2010 dan berakhir minggu ke-4 pada bulan april 2010.
             G.2. Jenis dan Pendekatan Penelitian                                            
Jenis Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan cara observasi/ penelitian secara langsung.
G.3.  Langkah Penelitian                                                                  
Penelitian ini dimulai dengan Pengambilan data anak yang tidak dapat mengeja huruf abjad, sehingga jika penelitan telah usai dapat diketahui berapa besar peningkatan anak yang dapat mengeja huruf abjad.
G.3.1 Rencana Tindakan                 
Rencana tindakan yang selanjutnya akan dilakukan  adalah
a.       Membuat Perencanaan Pembelajaran.
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
Siklus
Uraian Kegiatan
Alokasi waktu
I
Langkah awal
1. Guru Memberikan ucapan salam selamat pagi pada anak.
5 menit

Kegiatan inti
1.Guru Mengenalkan huruf-huruf abjad kepada anak.
10 menit

2.Guru memerintahkan anak untuk ikut menyebutkan huruf-huruf abjad.
10 menit

3. Guru memerintahkan siswa untuk menyebutkan huruf yang ditunjukkan oleh guru.
10 menit

4. Guru menunjukkan gambar yang berhubungan dengan awalan huruf abjad, misalnya "apel" yang berarti awalan "A".
5. Guru menanyakan kepada siswa gambar apa yang ditunjukkan dan awalan huruf abjad apa dari gambar tsb.
6. Guru mengulangi lagi mengenai huruf-huruf abjad.
5 menit





10 manit






Kegiatan akhir
1.      Guru menanyakan kepada siswa  tentang kendala yang dihadapi.
2.      Guru mengadakan analisis dari kegiatan siswa..
3.      Guru memerintahkan siswa untuk belajar kembali di rumah.

15 menit



10 menit


5 menit


II
Kegiatan awal
1.      Guru memberikan salam selamat pagi pada siswa.


5 menit


Kegiatan inti
1.                                                                               1. Guru memberikan pertanyaan kepada siswa tentang gambar yang ditunjukkannya.
2.                                                                               2. Guru Memberikan pertanyaan kemballi kepada siswa, sehingga diketahui besarnya pemahaman terhadap huruf abjad

5 menit



10 menit




5 menit

Kesimpulan
2.      Guru mengambil kesimpulan mengenai Pelajaran huruf abjad yang diberikan.
3.      Guru mencari media baru yang lebih menarik dan dengan mudah dapat dipahami oleh siswa.

5 menit


10 menit
a.          Guru menyiapkan segala sarana yang akan menjadi objek dalam pelajaran.
b.          Guru Memperkenalkan huruf-huruf abjad kepada siswa.
c.          Guru menganalisis hasil belajar siswa.
G.3.2 Tahap Pelaksanaan
          Pelaksanaan dilakukan secara bertahap dengan rincian sebagai berikut:
          a. Tahap Pelaksanaan Tindakan
Peneliti menyiapkan media yang diperlukan misalnya gambar "Apel"  yang berarti awalan  "A", Mangga yang berarti awalan "M".
         b. Pelaksanaan Tindakan
Pelaksaan dilakukan selama 2 minggu pada pertengahan maret sampai dengan awal april 2010.
G.3.2 Observasi
a. Melaksanakan pelajaran sesuai dengan materi RPP.
b. Menanyakan satu persatu kepada siswa mengenai gambar yang ditunjukkan guru.
c. Memberikan tugas siswa
d. Mengevaluasi pelajaran yang telah diberikan mengenai huruf abjad.
e. Menganalisis hasil yang di dapat.
G.4   Teknik Pengumpulan Data                                                    
Untuk mendapatkan data yang akurat, disini penuli penerapkan metode:      
a. Observasi atau pengamatan, pada penelitian ini dilakukan secara langsung untuk mengamati kegiatan penelitian yang dilakukan.
b. Refleksi merupakan kegiatan untuk mengulang kembali kegiatan yang telah dilakukan sebelumnya.





H.          Sistematika Pembahasan
         Sistematika Pembahasan antara lain:
            BAB I PENDAHULUAN
Pada bab ini menjelaskan tentang latar belakang, Perumusan masalah, Tujuan dan Kegunaan Penelitian, Kerangka Teori, Kajian Pustaka, Metodologi Penelitian, dan Sistematika Pembahasan dan Jadwal Penelitian.
            BAB II LANDASAN TEORI
Pada Bab ini Menjelaskan teori yang menguraikan tentang teori yang sudah di jelaskan pada latar belakang dan menambah konsep lain yang relevan dan memperkuat teori yang sudah diungkapkan.
            BAB IIISETTING WILAYAH PENELITIAN
Pada Bab ini diawali dengan identitas subjek penelitian (Kelas, Sekolah), waktu, jadwal perbaikan persiklus, mata pelajaran, prosedur tiap kelas(rencana, pelaksanaan, pengumpulan data dan refleksi dilengkapi informasi tentang waktu dan pihak yang membantu serta instrument yang dipakai).
      BAB IV    PELAKSANAAN PENELITIAN, HASIL DAN PEMBAHASAN
Bagian ini memaparkan hasil penelitian dengan urutan sesuai dengan tujuan penelitian.
      BAB V      PENUTUP
                        Pada Bab ini terdiri atas:
1.      Kesimpulan
Kesimpulan berisi tentang hasil-hasil serta pengalaman selama melaksanakan penelitian tindakan kelas dan disimpulkan dengan kalimat yang singkat dan padat.
2.      Saran
Berdasarkan kesimpulan, kemukakan saran yang perlu diperhatikan untuk ditindak-lanjuti dari hasil penelitian yang dilakukan.   
I.       Jadwal Penelitian           
SIKLUS
WAKTU
HARI/TANGGAL
SAMPLE
I
07.30 – 10.00 Wib
Senin-jumat
15-22 maret 2010
25 anak
II
07.30 – 10.00 Wib
Senin-Jumat
23 maret-1 april 2010
25 anak




Daftar Pustaka

Gordon dan Browne, Metode Pengajaran di Taman Kanan-Kanak(Jakarta: Pustaka Setia2004),hlm.16

Ariakuntu S, Sumarjono, Supardi. 2009. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Burni Aksara

Aisay Siti, dkk. 2007. Mater Pokok Pembelajaran Terpadu. Jakarta: Universitas Terbuka

http://guruit07.blogspot.com/2009/01/pengertian-media-pembelajaran.htmL
Bagikan :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "DOWNLOAD SKRIPSI PENDIDIKAN ISLAM UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN HURUF ABJAD MELALUI MEDIA GAMBAR PADA KELOMPOK B4 DI RA PERWANIDA MUARA ENIM"

PageRank

PageRank for wirajunior.blogspot.com
 
Template By Kunci Dunia
Back To Top